Saya seringkali mendapat pertanyaan begini “Mas Ray, apakah bisnis online tanpa modal alias GRATIS itu benar-benar ada dan beneran menghasilkan?”

Saya jawab disini, sejujurnya saya tidak setuju dengan kata-kata GRATIS karena pada kenyataannya menggunakan akses internet pun kebanyakan adalah berbayar. Kalaupun ada bonus gratisan dari provider tertentu tapi apakah mungkin selamanya?

Jadi bagaimana mungkin bisnis online dikatakan gratis jika internet saja umumnya adalah berbayar terutama internet dengan kualitas koneksi yang baik tentunya. Tapi jika bisnis online dikatakan lebih terjangkau dalam hal modal, saya seribu persen setuju.

Modal gratis

Begini, ungkapan gratis itu biasanya adalah sebutan untuk bisnis afiliasi. Afiliasi ini termasuk dalam jenis bisnis online PPS (pay per sale) yaitu Anda akan dibayar jika menghasilkan penjualan (barang terjual). Anda mendaftar menjadi seorang afiliate marketer (tenaga penjual) dari sebuah website yang menjual produk tertentu.

Anda tidak dikenakan biaya pendaftaran biasanya, bahkan Anda didukung dengan disediakan perlengkapan untuk berpromosi, misalnya sudah disiapkan banner, sudah disiapkan software pemasang iklan baris, disediakan ebook viral dan lain-lain.

Bagaimana dengan pembagian penghasilannya?

Itu tergantung kebijakan pemilik website yang menjual produknya. Jika aturannya adalah 40 persen untuk affiliate dari setiap penjualan maka penghasilan Anda adalah sebesar 40 % dari harga produk yang berhasil dijual.

Bukan hanya afiliasi, masih banyak jenis-jenis bisnis online yang tidak membutuhkan modal pendaftaran seperti PPC (pay per click) jadi Anda bisa menyediakan ruang di blog Anda untuk menampilkan iklan milik para pengusaha online.

Bagaimana caranya?

Anda cukup mendaftar sebagai publisher di situs-situs periklanan. Contoh situs-situs periklanan (PPC ads) lokal adalah kliksaya.com, PPCindo.com, sitti.co.id dan banyak lagi.

Bagaimana dengan penghasilannya?

Komisi per klik memang tidak besar tapi hasilnya akan terlihat jika memang blog Anda mempunyai pengunjung yang banyak setiap harinya kemudian sebagian besar dari mereka mengklik iklan yang ditampilkan. Jadi kuncinya, blog Anda harus menarik, sehingga orang tidak akan bosan mengunjungi blog Anda.

Lalu bagaimana dengan reseller, kok itu harus bayar dulu?

Itulah perbedaan afiliasi dengan reseller. Prinsip kerja keduanaya sama hanya saja reseller adalah orang yang sudah membeli produk kemudian diberi kesempatan untuk menjadi tenaga penjual juga.

Masih banyak bisnis online yang modalnya gratis tapi tidak akan semua saya bahas dalam artikel ini. Yang ingin saya tekankan disini adalah bahwa bisnis online dengan modal gratis memang ada.

Promosi Gratis

Demikian juga dengan promosi. Ada yang berbayar ada juga yang gratis, Anda tinggal memilihnya.

Yang gratis biasanya menuntut Anda untuk kerja ekstra lebih repot dibandingkan yang berbayar. Contoh yang gratis adalah iklan baris. Kelemahanya adalah iklan baris banyak saingannya. Iklan Anda akan tergeser posisinya oleh iklan lain yang dipasang lebih baru.

Jadi kuncinya Anda perlu memasang iklan baris secara periodik. Rutin per berapa jam sekali. Jika tidak melakukannya secara rutin jangan berharap banyak dari cara promosi ini.

Contoh promosi lain yang gratis adalah dengan cara membuat blog gratisan lalu menulis artikel secara rutin seputar produk yang akan dijual, dan pelan-pelan seiring berjalannya waktu dalam ngeblog Anda akan berkenalan dengan SEO yaitu sebuah teknik memaksimalkan ranking website atau blog Anda di mesin pencari.

Ini gratis tapi sekali lagi membutuhkan kerja keras yang tidak semua orang bisa memakluminya. Kerja keras disini tentu saja adalah menulis artikel dan belajar SEO.

Masih banyak jenis promosi online yang tidak membutuhkan biaya tapi tidak akan saya bahas semua dalam artikel ini. Pada intinya adalah promosi gratis itu memang benar adanya.

Bagaimana menyikapi kata Gratis?

Jangan terlalu membiasakan merasa nyaman dengan kata gratis. Ingatlah bahwa gratis hanya akan mendidik kita menjadi tidak menghargai sesuatu.

Itu sebabnya saya membuat panduan berbayar. Selain karena ilmu tersebut telah diuji coba dan berkualitas tapi keharusan membayar bagi setiap pembeli adalah upaya saya untuk menyaring orang-orang yang berkualitas secara mental.

Dengan berbayar, seseorang akan lebih menghargai dan tidak menya-nyiakan yang telah dibelinya. Sehingga besar kemungkinan orang tersebut akan tahan dalam belajar, terbiasa dengan kerja keras, tidak mudah menyerah dan pada akhirnya kesuksesan besarlah yang ia dapat.

Kenapa saya berbicara demikian?

Karena banyak sekali orang yang hobi mendownload segala sesuatu yang gratis di internet tapi tidak pernah digunakan dengan baik. Misalnya ebook atau buku digital, banyak orang mendownloadnya setiap hari tapi setelah itu mereka tidak membacanya dan hanya membiarkannya menjadi sampah di hardisk mereka.

Berapa banyak orang yang memiliki ratusan bahkan mungkin ribuan ebook seputar bisnis online baik karya dalam negeri dan luar negeri. Pertanyaannya apakah mereka membaca lalu mempraktekan ilmunya?

Belum tentu. Kebanyakan dari mereka hanya mengoleksiya saja bahkan menjual koleksinya kepada orang lain.

Kesimpulan dan saran

Tidak semua yang gratis itu menguntungkan. Maknailah kata gratis dengan sewajarnya.

Sesuatu yang gratis pasti memiliki lebih banyak kekurangan dibandingkan yang berbayar. Oleh sebab itu sikap bijak Anda sangat diperlukan untuk memaknai kata gratis tersebut.

Jika Anda berminat serius menekuni bidang bisnis online, berhentilah berfikir mencari yang gratis atau tanpa modal karena percayalah bahwa untuk jangka panjang, sesuatu yang gratis seringkali tidak bisa bertahan maksimal.

Jangan pernah pelit untuk berinvestasi baik berbentuk tools atau alat-alat penunjang, atau bisa juga dalam bentuk pengetahuan atau informasi.

Meskipun Anda saat ini terkendala dalam biaya atau dana, tapi setidaknya Anda tidak berfikir bahwa selamanya Anda akan mempercayakan nasib bisnis Anda pada kata ‘gratis’.

Salam sukses.

tanda tangan riyan putra