Internet Marketing dunia yang menarik dan booming. Ini tentang profesi penting dan menjadi idaman yang dianggap dapat menjawab impian untuk balas dendam pada penderitaan lalu bebas waktu dan finansial secepatnya.

Tapi ini memang bukan sekedar omong kosong.

Nyatanya sudah banyak sekali orang yang sukses dan betul-betul hidup dari sebuah laptop. Menghasilkan uang hingga milyaran tanpa harus basah kuyup atau kepanasan. Bukankah itu sesuatu yang menakjubkan?

Tapi ironisnya di sisi yang lain ternyata lebih banyak lagi orang yang masih bertanya-tanya apa formulanya, bagaimana caranya, kenapa bisa, saya sudah mencoba puluhan kali tapi kenapa gagal juga? Dan pertanyaan-pertanyaan lain yang lebih parah lagi kadar kefrustasiannya.

Sebetulnya menurut saya pribadi, satu-satunya hal (selain Tuhan) yang membuat seseorang gagal dalam suatu bidang adalah pikirannya sendiri. Keyakinan punya andil besar dalam setiap kesuksesan impian apapun.

Oke, untuk memperbaiki keyakinan Anda dan memberikan lebih banyak energi positif, saya akan membagikan cerita mengenai pengalaman singkat 7 Internet Marketer Indonesia yang sudah berhasil dan bertahan melewati banyak kesulitan.

Saya mengajukan 5 pertanyaan kepada mereka kurang lebihnya seperti ini:

1- Tahun berapa pertama kali terjun ke bisnis online, bagaimana cerita singkat mengenal bisnis online dan bidang (tipe bisnis online) apa yang pertama kali ditekuni?

2- Apa cobaan terberat atau kesulitan dalam bisnis online yang pernah dialami?

3- Bagaimana bisa bertahan dan menemukan cara terbaik untuk meningkatkan penghasilan?

4- Sesuai pengalaman, apa saja hal yang terpenting untuk bisa sukses dalam dunia internet marketing?

5- Adakah hal yang disesali karena tidak atau belum bisa dilakukan, padahal hal tersebut bisa membawa peningkatan dalam bisnis online?

Dari pertanyaan-pertanyaan sederhana ini, setidaknya Anda akan mendapat gambaran dan bisa menyimpulkan mengenai berapa lama waktu yang mereka butuhkan untuk sukses, seperti apa kendala atau kesulitan yang umum dialami, apa kesalahan mereka yang tidak perlu Anda ulangi, apa yang penting dan harus didahulukan dan banyak lagi.

Langsung saja, inilah mereka 7 Top Internet Marketer yang bersedia berbagi cerita untuk Anda. Selamat membaca.

[ Penting: Penempatan urutan nama di bawah ini tidak menggambarkan peringkat kesuksesan diantara mereka, melainkan berdasarkan urutan waktu dari jawaban yang saya terima. 🙂 ]


Maulana-Malik

[ Maulana Malik | Twitter ]

Awal 2008 dan Affiliate Ebook

Saya memulai bisnis online sejak awal 2008 atau akhir 2007 (lupa tepatnya), saat itu masih SMA dan tertarik bisnis online karena banyak iklan tentang ebook bisnis online waktu itu.

Jujur, saya beli beberapa ebooknya dan menjadi affiliate mereka (saat itu mereka menyebutnya masih reseller ebook). Jadi uang online pertama saya dari affiliate ebook Indonesia.

Saya mendapat dollar pertama bulan desember 2008 (saat itu dari sebuah kontes pay per lead dari russel Brunson) sekitar $380.

Tahun 2009-2011 saya mulai menjadi freelance designer  di warrior forum dan mencoba peruntungan di website flipping.

Menjadi freelance designer membuat saya berkesempatan untuk mengerjakan project top IM Guru saat itu.

Sehingga saya secara gak langsung bisa belajar ttg product creation, affiliate marketing, JV, email marketing, sales funnel dan sebagainya.

Hingga mulai 2011 saya mencoba aktif menjadi digital product creator dan affiliate marketer dengan metode pemasaran menggunakan list building dan email marketing.

Naik Turun Bisnis dan Tragedi Refund $5K

Saya sih kurang setuju kalau disebut cobaan ya, tapi lebih ke naik turun di bisnis. Dan itu hal yang biasa menurut saya.

Salah satu yang paling saya ingat waktu itu pernah ngejual website seharga $5K dan uangnya udah di withdraw (terpakai) tiba2 saja seminggu kemudian buyer minta refund. Waktu itu cukup pusing juga dan Alhamdulillah selesai (saya bisa bayar refundnya).

Kesulitan terbesar bisnis online adalah fokus.

Apalagi kalau aktif di socmed, banyak mastah yang pasang screenshot A,B,C. Kesalahan terbesar IM adalah lompat lompat sebelum bener2 sukses.

Sebaiknya mendalami apa yang jadi fokus kita saja dulu sampai bener2 sukses. Baru mungkin bisa cari model bisnis lain.

Fokus

Fokus saja. Contoh di saya, dari awal saya sangat mementingkan list building. Karena menurut saya ini salah satu teknik yang sangat terukur dan scalable.

Kalau mau meningkatkan earning, kita berusaha keras untuk meningkatkan jumlah list dan hubungan baik kita pada list.

Fokus dan Jangan Mudah Menyerah

Fokus dan Jangan Mudah menyerah. Kadang kita gak sadar aja kalo udah deket sama tujuan. Juga jangan mudah terpengaruh untuk pindah fokus bisnis.

Boleh saja kita belajar teknik A,B,C,D atau beli tools banyak. Tapi tetep usahakan untuk menerapkan pada bisnis kita, bukan untuk membuat bisnis baru sedangkan bisnis yang lama aja belum jalan.

Mulai List Building Lebih Cepat

Menyesal sih enggak, tapi saya pasti akan lebih senang kalo memulai list building lebih cepat  🙂


Subkhi-Suryanto

[ Subkhi Suryanto | Facebook ]

Awal Terjun

Terima kasih buat Kang Riyan yang memberikan saya kesempatan untuk sedikit sharing pengalaman dalam proses terjun menjadi Internet Marketer.

Awal mulai cerita sih sejak 2009 akhir, di mana November itu saya baru saja punya email yang terpaksa karena urusan tugas kuliah dan bikin email ini pun di bikinin tukang warnet.

Dan karena ingin punya uang tambahan, hanya karena ingin bisa nonton di bioskop akhirnya cari bisnis-bisnis sampingan, secara waktu kuliah uang jajan cuman 100.000 per minggu harus dan kudu cukup.

Sampe akhirnya ketemu bisnis di internet, singkatnya saya mulai affiliate dari mulai maret 2010 hingga akhirnya 3 bulan kemudian baru dapet komisi pertama nilai 400.000 “Gilak seneng banget…”

Terus tekun, 2012 mulai menekuni bisnis digital produk atau sebagai product creator dan mulai merasakan bisa punya income puluhan juta dari sini.

2013 memutuskan Resign, setelah keluar masuk kerja mulai dari pabrik, bank, sales mobil terakhir BUMN (Memanfaatkan ijazah dari Univ. terkenal buat mencoba semua job hehe).

Keputusan terbesar dalam hidup, karena memang kayaknya jiwa saya gak bisa dipaksa menjadi seorang karyawan…

Dan akhirnya hingga sekarang, menekuni 5 jenis bidang bisnis di internet dengan kapasitas :

  • 60% Product creator
  • 20% Affiliate
  • 10% Network marketing
  • 10% Jasa dan coaching internet marketing

Menjaga Tetap Fokus

Sebenernya hingga saat ini pun, cobaan berat selalu dan pasti ada dalam bisnis, apalagi bisnis online seperti ini. Intinya sih yang paling berat adalah menjaga tetap fokus dari pekerjaan dan ketika membantu customer yang memang semaunya sendiri. Hehe

Goal yang Jelas, Disiplin, Tekun dan Terus menjadi “Gelas Kosong”

Kunci sukses bertahan adalah, karena saya sudah menentukan “END IN MIND” saya dalam bisnis ini atau ketika memutuskan menjadi internet marketer, saya punya goal yang jelas dan setiap hari saya selalu menulis 10 hal yang wajib dan harus saya lakukan untuk bisnis saya.

Dan melihat sudah sedekat apa bisnis saya dengan impian saya.

Dan seiring itu, dengan sendirinya metode yang “WORKS” akan kita temukan sendiri, karena metode seperti sebenarnya muncul secara alami, makanya setiap orang kan punya cara nya sendiri-sendiri.

Kuncinya adalah, disiplin, tekun dan terus menjadi “gelas kosong”.

7 Hal untuk Sukses di Bisnis Online

Seperti yang saya bahas di atas, kuncinya untuk menjadi seorang internet marketer yang sukses atau punya income yang stabil :

1- Tentukan dulu “END IN MIND” anda

2- Punya goal yang jelas

3- Punya target dan to do list yang jelas

4- Konsisten dan disiplin

5- JANGAN MENYERAH atau putus asa

6- Jangan pelit untuk investasi ilmu atau tools lainnya

7- Tentunya paling utama Do’a dimana anda memang beritikan ingin punya bisnis dari rumah yang “Mantap”

Team Bisnis

Kalo dalam hal ini lumayan banyak sih, tapi salah satunya adalah membangun team bisnis yang long term, saat ini memang saya punya team bisnis dengan gaji bulanan dan bonus, tapi belum tersusun rapi semuanya.

Harapannya 2016 ini semua bisa tersusun rapi dengan team yang terus solid, rencana kerja yang lebih besar dan membuka lapangan kerja bagi banyak orang.

Semoga sharing ini bisa bermanfaat dan memotivasi anda dalam memulai bisnis online untuk menjadi internet marketer yang professional.


Andrie-Andropia

[ Andrie Andropia | Facebook ]

Tahun 2008 – Adsense

Saya mengenal bisnis internet itu dari tahun 2008. Namun serius menekuninya mulai tahun 2010. Awalnya saya berbisnis Adsense.

Putus Asa

Putus asa ketika mengalami kegagalan. Namun, jika kita terus bangkit maka kegagalan itu menjadi hal yang biasa. Karena kegagalan adalah paket kesuksesan.

Belajar, Praktek, Bangkit dari Kegagalan

Terus belajar, terus praktek dan selalu bangkit dari kegagalan.

3 Hal untuk Sukses di Internet Marketing

Yup, ada 3 aspek yang paling penting jika ingin sukses di internet marketing:

  1. Pilih Bisnis Online
  2. Harus mahir membuat website
  3. Harus mahir mendatangkan pengunjung

Tidak ada

Saat ini belum ada karena saya terus belajar dan terus berjuang. Enaknya bisnis online bisa dikerjakan part time dan cukup dikerjakan dirumah saja.


Lutvi-Avandi

[ Lutvi Avandi | Facebook ]

Tahun 2004 Adsense – Pay Per Review dan Jualan Produk Digital

Kalau ndak salah sekitar tahun 2004.

Kenal dari chatting saja di sebuah channel MIRC. Awalnya banyak sih penawaran make money online yang saya baca dari buku-buku. Cuma rata-rata hoax semua yang disebutkan di buku tersebut.

Akhirnya iseng-iseng nyoba adsense dan alhamdulillah setelah 2 tahun dapat deh payout pertama dari Adsense. Disusul bidvertise. Abis itu nyoba pay per review dan jualan produk digital.

Guru

Kesulitan pertama ya Guru. Waktu itu gak sebanyak ini orang yang sukses di bisnis online. Jadi, harus rajin googling, nyoba aneka tips dan trik dari website-website bule.

Dream

Mungkin diawali dari dream ya. Kalau dreamnya pengen dapat penghasilan dari bisnis online, yang gak perlu terlalu banyak kerja, bisa ditinggal kapan saja dan bisa dijalankan dimana saja.

Jika tujuan sudah tetap dan pasti, maka aneka jalan akan terbuka dan kita tinggal coba saja melalui salah satunya.

Fokus

Fokus di niche yang kita sukai. Jadi master di bidang itu, rajin bantu orang, rajin berbagi ilmu hingga orang lain mengakui bahwa kita emang ahli di bidang tersebut.

Nggak Ada

Semua adalah bagian dari proses. Tikungan, tanjakan, bahkan putar balik adalah bagian dari proses menuju tujuan yang dicapai. Selama kita tahu kemana harus menuju, apapun yang terjadi gak perlu disesali 🙂


Handoko-Tantra

[ Handoko Tantra | Facebook ]

Akhir Tahun 2008 – Blogging, SEO & Blog Monetize

Saya masih ingat pertama kali terjun di bisnis online yaitu di akhir tahun 2008 dimana setelah saya di PHK dari perusahaan tempat saya bekerja karena bangkrut kalah bersaing (efek The Power of Kepepet).

Saya belajar bisnis online pertama kali dari seorang sesepuh internet marketer kawakan Indonesia. Saya rasa ngga perlu saya sebutkan namanya…tapi yang se-angkatan dengan saya pasti tahu siapa orangnya, karena pada waktu itu, namanya sangat booming hehehe

Yang pertama kali ditekuni adalah blogging, SEO dan blog monetize.

Menjadi Lupa Waktu

Begadang yang melelahkan. Benar-benar gaya hidup yang tidak sehat itu.

Ini dikarenakan gaya kerja online yang bisa dilakukan dari mana aja termasuk dari rumah, membuat saya lupa diri karena saking terlalu bersemangat belajar bisnis online sampai lupa waktu, lupa tidur, lupa mandi…tapi nggak lupa makan hahaha.

Tapi saat ini, itu semua sudah terbayarkan. Alhamdulillah…

Rahasianya Metode ATM

Belajar dengan metode ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) ilmu yang sudah senior di bisnis online.

Pendukungnya adalah tetap konsisten untuk fokus (jangan mudah tergiur dengan rumput tetangga yang lebih hijau) dan ketekunan.

Ketekunan mengalahkan kepintaran.

Nikmati Proses

Jangan mau langsung enaknya aja, nikmati prosesnya. Ini bisnis beneran, bukan mainan.

Selebihnya ikuti petunjuk di point ke-3.

Mengenal Bisnis Online Lebih Cepat

Sebenarnya tidak ada yang perlu disesali menurut saya. Apa yang saya dapatkan saat ini saya syukuri, baik kekurangan dan kelebihannya. Hari ini yang terpenting adalah menatap kedepan dan keep move on.

Masa lalu cukup jadi guru dan pengalaman saya. Nothing regreted.

Meskipun begitu, kalau ini pertanyaan wajib dijawab, maka jawabannya…seharusnya saya ingin mengenal bisnis online di awal tahun 2000an.  🙂


Adhitya-Tri-Arifianto

[ Adhitya Tri Arifianto | Facebook ]

Tahun 2011 Dropshipping Jersey Bola

Pertama kali saya mengenal bisnis online di tahun 2011.

Ketika itu saya memulainya dari dunia dropshipping. Saya jualan baju atau jersey bola.

Tahun 2011 adalah tahun kedua saya menjadi seorang mahasiswa, dan kebetulan sekali, ketika itu moment dimana jersey bola sedang booming di daerah jember, terutama daerah kampus.

Dari sini saya mulai memanfaatkan moment yang baik untuk memulai bisnis online. Namun, ketika itu saya merasa tidak menghasilkan dari dunia bisnis online.

Barulah pada tahun 2013 saya serius pada bidang ini, hingga akhirnya sampai saat ini saya focus di bidang product creator dan affiliate marketing produk digital untuk market Indonesia atau local.

Modal

Sebagai seorang mahasiswa, kendala utama saya jelas pada bagian modal.

Bisnis online tidak jauh beda dengan bisnis offline, mustahil dan bohong jika ada yang berkata bahwa bisnis online bisa berjalan tanpa modal.

Namun, ketika itu saya beruntung, ketika ditahun 2011 pun saya memulai dari dunia dropshipping, yang tentunya untuk masalah modal tidak terlalu besar.

Begitu juga ditahun 2013, saya terjun di dunia bisnis advertising di social media yaitu twitter, tentu anda tahu bahwa dari social media kita bisa memanfaatkan banyak source yang tidak membutuhkan banyak modal.

Database Customer

Database adalah kunci dimana saya bisa bertahan sampai saat ini dan bisa scale up terus bisnis saya saat ini.

Khusus pada bidang ini secara khusus saya membangun database customer dari sisi email. Maksudnya, saya mengumpulkan list database email, bukan nomor hape, atau pun PIN BBM yang biasanya lazim atau banyak dilakukan para pelaku bisnis online.

Untuk cara meningkatkan penghasilaan tentu jalan satu satunya adalah dengan cara scale up bisnis kita.

Bisnis menghasilkan itu mudah, namun bisnis yang terus bisa berkembang dari waktu ke waktu itu yang susah. Dengan adanya scale up, maka akan semakin besar juga kemungkinan penghasilan kita meningkat.

Fokus dan Konsisten

Fokus adalah hal yang paling sulit untuk dilakukan, tapi ketika anda sudah bisa focus dalam menjalankan bisnis anda, saya yakin, jangankan untuk liburan, naik haji 1 keluarga pun anda bisa melakukannya.

Yang kedua adalah konsisten. Banyak yang terkecoh akan manisnya bisnis online. Banyak juga yang akhirnya mengira asalkan bisa menghasilkan banyak.

Padahal, menurut saya sendiri, secara pribadi, saya lebih memilih untuk mendapatkan hasil yang tidak begitu besar namun bisnis yang dijalankan tetap bisa eksis atau pun konsisten sampai 10-20 tahun ke depan. Itu lebih baik..  🙂

Bahasa Inggris

Ada. Yaitu belajar bahasa inggris. Saya cukup menyesal kenapa tidak dari awal tidak belajar masalah se simple ini.

Pada awalnya saya menganggap ini bukan masalah yang penting, tapi pada akhirnya, saat ini, saya sangat merasa terkendala karena saya tidak begitu fasih dalam berbahasa inggris.

Karena focus atau bisnis yang saya jalankan di dunia online, maka akan selalu berkaitan erat pada bahasa internasional, sebut saja bahasa inggris. Tapi, untuk saat ini, saya masih yakin, saya pasti bisa untuk belajar lebih baik ke depannya tentang itu.


Mbah-Katob

[ Mbah Katob | Facebook ]

Waktu Krisis 1997

Kenal bisnis Internet sekitar tahun 1997an (waktu krisis ekonomi) ketika bertugas sebagai tenaga upload produk toko buku online di perusahaan penerbitan ane. Baru serius menekuni bisnis Internet sebagai personal journey tahun 2005an.

Pendanaan

Tahun-tahun awal jelas dukungan pendanaan karena tahun-tahun awal 2000an itu ane salah jalan yaitu ‘lebih focus belajar Internet Marketing’ dari sumber-sumber luar sehingga harga eBook / eCourse/Membership terasa mencekik.

Dari Outsourcer Fiverr, Warrior Forum, sampai JVzoo

Ane akhirnya menemukan jalan mendapatkan earning online awalnya sebagai ‘outsourcer’ di Fiverr baik ketika menjual gig video marketing / creation atau eCover production. Lalu berkembang ke dunia affiliate di Warrior Forum dan terakhir di JVzoo sebagai seller produk-produk PLR.

Branding – Networking – List Building

Musti punya produk sendiri (kalau bisa yang flag-ship). Produk sendiri bagus untuk BRANDING, LIST BUILDING dan kita BISA MAININ RIGHTS/pricingnya.

Lalu menjalin networking dengan Affiliate/Internet Marketer lain baik untuk JV maupun partner bisnis.

Dan tentu saja harus mulai List Building (email marketing) KARENA tidak ada satupun Internet Marketer yang tidak memiliki Subscribers!

Penundaan dan Rasa Takut

Oh ya tentu saja. Ada dua hal yang saya sesali sampai sekarang.

Pertama, saya menunda-nunda ACTION baik sebagai product creator atau affiliate.

Kedua, saya terlalu lama dihantui ketakutan ‘What if’ yaitu what if (bagaimana jika) semua yang ane create tidak akan diterima pasar.

Perasaan takut ini menghantui ane lama sekali (mungkin bisa dibilang bertahun-tahun).
Sampai akhirnya ane memutuskan dua hal ini:

Pertama, I have nothing to lose.
Dengan spirit ini ane mulai berani ‘take action’. Go to the hell – lah dengan pendapat orang.

Kedua, I have no more time. Ane bisa dibilang ‘terlambat’ masuk Internet Marketing, Sekarang umur sudah mendekati 50.

Jadi, spirit kedua ini yang membuat ane ‘melecut diri’ untuk take action – orang Jawa bilang ‘sipat kuping’.

Dan sekarang earning dah lebih dari cukup bila dibanding teman-teman yang masih hobby ngantor (meski ane juga masih belum jadi Pengangguran 100%).

So, akhirnya, ane ndak menyesal menekuni Internet Marketing di usia yang sangat senja ini.

Pesan ane: Buat temen2 yang masih muda, Internet Marketing itu ‘bener-bener lifestyle’ yang menjanjikan. Ane kira tidak ada profesi yang sangat-sangat WOW ‘dari semua sisi’ dibanding sebagai Internet Marketer tentu dengan tidak mengulangi apa yang menjadi kesalahan-kesalahan ane di atas.


Itulah jawaban para Top Internet Marketer Indonesia yang dapat dijadikan pelajaran dan motivasi untuk Anda yang sedang galau karena bisnis onlinenya jalan di tempat. Semoga sekarang menjadi lebih semangat lagi.

Salam sukses!

tanda tangan riyan putra